loading…
Terengganu Cycling Team (TSG) resmi meluncurkan wajah baru mereka untuk musim balap 2026, menandai langkah berani setelah enam kali menduduki peringkat pertama UCI Asia Team. Tim yang berbasis di Malaysia ini menggabungkan pengalaman pembalap elit dengan semangat juang talenta muda untuk meraih kesuksesan di tingkat tertinggi.
Strategi baru ini berfokus pada pencapaian puncak yang sama seperti sebelumnya. Advisor TSG, Danny Feng, menegaskan bahwa ambisi tim adalah untuk kembali mengukir prestasi yang gemilang di dunia balap sepeda.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, TSG telah merekrut sejumlah nama besar internasional. Pembalap seperti Zeb Kyffin dari Inggris dan Pierre Barbier dari Prancis diharapkan akan membawa pengaruh positif dalam setiap kompetisi yang dihadapi.
Misi TSG di Musim Balap 2026 yang Ambisius
Dengan komposisi tim yang baru, TSG siap bersaing dengan tim-tim papan atas lainnya. TSG tidak hanya mengandalkan pengalaman, namun juga menginvestasikan usaha besar dalam mengembangkan bakat muda.
Perekrutan pembalap muda seperti Juan Pedro Lozano Navarro dan Fergus Browning menandakan komitmen tim untuk masa depan. Kedua pembalap ini telah menunjukkan kemampuan luar biasa di tingkat junior, dan diharapkan dapat bersinar di panggung profesional.
Penting juga bagi tim untuk mempromosikan pembalap dari internal akademi. Nama-nama seperti Muhammad Haizam dan Muhammad Qayyim muncul sebagai talenta segar yang siap membuktikan diri di kancah yang lebih kompetitif.
Keberhasilan Sebelumnya Menjadi Landasan Kekuatan Baru
Dengan sebelumnya enam kali meraih peringkat satu dalam UCI Asia Team, TSG memiliki fondasi kuat untuk membangun tim yang lebih baik. Keberhasilan tersebut tidak hanya memberikan kepercayaan diri, tetapi juga membangun reputasi tim di kancah internasional.
Menjaga pilar-pilar kuat merupakan strategi penting bagi TSG. Pembalap seperti Adne van Engelen dari Belanda dan Vadim Pronskiy dari Kazakhstan dilihat sebagai aset berharga yang tidak dapat tergantikan.
Adne pernah mencetak kemenangan di Tour of Thailand 2024 sementara Vadim membawa pengalaman berharga dari tim Astana. Mereka berdua menjadi panutan bagi para pembalap muda yang baru bergabung.
Strategi dan Rencana Balap yang Diterapkan
Kepemimpinan di lapangan tetap berada di tangan kapten legendaris Nur Amirull Fakhruddin. Dengan pengalaman yang didapat dari SEA Games 2023, dia menjadi otak strategi di setiap perlombaan.
Dalam hal dukungan, jagoan tanjakan Nur Aiman Mohd Zariff juga akan membantu memimpin tim. Dinamika antara pemimpin dan pendukung ini diharapkan bisa menciptakan atmosfer positif untuk mencapai kemenangan.
Musim ini, TSG memacu Polygon Helios dengan desain warna oranye yang mencolok. Warna ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga melambangkan semangat baru yang diusung oleh tim untuk menghadapi setiap tantangan di jalur balap.
