Rosenior dengan tegas menolak label sebagai boneka atau pelatih yang mudah diarahkan oleh petinggi klub. Ia menegaskan bahwa perannya di Chelsea bukan sekadar pelaksana keputusan dari ruang rapat.
Ia menyadari reputasi yang melekat padanya sejak bekerja di bawah kepemilikan BlueCo. Namun, Rosenior menilai kesuksesan hanya bisa diraih jika pelatih memiliki otonomi penuh.
Chelsea sebelumnya mengalami ketegangan internal di era Enzo Maresca. Konflik terbuka dengan manajemen membuat posisi pelatih asal Italia itu tak lagi bisa dipertahankan.
“Saya rasa tidak mungkin untuk berada di pekerjaan ini dan tidak menjadi orang yang mandiri. Orang-orang akan langsung tahu niat saya. Saya akan mengambil keputusan di klub sepak bola ini. Itulah mengapa saya didatangkan,” ucap Rosenior.
“Saya mengerti. Saya tahu apa yang dikatakan di media. Tetapi tidak mungkin Anda bisa sukses sebagai manajer jika Anda tidak mengambil keputusan sendiri. Hal yang hebat bagi saya adalah saya telah berpengalaman bekerja dalam sistem ini. Para pemain di Strasbourg sangat mendukung saya. Kami telah meraih kesuksesan besar di klub itu. Saya berniat untuk bekerja dengan cara yang sama persis di sini,” tegasnya.
Rosenior dan Kemandirian dalam Pengambilan Keputusan
Rosenior berpendapat bahwa kemandirian dalam mengambil keputusan adalah kunci untuk keberhasilan di klub sepak bola. Dalam pandangannya, pelatih yang terlalu bergantung pada manajemen akan mengurangi potensi tim untuk berkembang.
Dalam konteks ini, Rosenior tidak hanya berfokus pada hasil jangka pendek. Ia percaya bahwa pertumbuhan jangka panjang harus menjadi tujuan utama setiap pengelolaan tim.
Pelatih yang berani mengambil keputusan sulit, terutama dalam situasi krisis, akan mendapatkan kepercayaan dari pemain dan staf. Kepercayaan ini akan menciptakan atmosfer positif yang mendukung performa tim di lapangan.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pelatih dan manajemen. Melalui dialog terbuka, kedua pihak dapat memahami harapan dan tujuan masing-masing, menciptakan sinergi yang kuat.
Rosenior menyadari tantangan yang dihadapi dan siap untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan manajemen. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan suatu sistem yang mendorong tim untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.
Pengalaman Sebelumnya dan Adaptasi di Chelsea
Pengalamannya di Strasbourg menjadi modal berharga bagi Rosenior saat ia memasuki Chelsea. Ia menjelaskan bagaimana pengalaman tersebut membantu dirinya dalam memahami dinamika tim dan kebutuhan pemain.
Di Strasbourg, ia telah belajar bagaimana membangun kedekatan dengan pemain. Hal ini menjadi salah satu aspek yang akan diterapkannya di Chelsea untuk menciptakan suasana tim yang kompak.
Rosenior menekankan pada pentingnya adaptasi dalam setiap liga. Baginya, setiap tim memiliki karakteristik unik yang memerlukan pendekatan berbeda sesuai dengan konteks lokal mereka.
Keberhasilan di klub-klub sebelumnya memberikan kepercayaan diri ekstra untuk Rosenior. Dia merasa siap menghadapi tantangan di Chelsea dan menerapkan filosofi permainannya dengan efektif.
Ia meyakini bahwa kombinasi dari pengalaman dan semangat untuk belajar akan memudahkan proses transisi ini. Rasa percaya dirinya akan membantu membangun fondasi yang kuat untuk tim Chelsea di masa depan.
Menghadapi Tantangan dalam Lingkungan Kompetitif
Kompetisi di Liga Premier sangat ketat, dan Rosenior sadar akan tantangan ini. Dia menyadari bahwa setiap pertandingan akan menjadi ujian untuk strategi dan kepemimpinannya.
Untuk menghadapi tekanan yang tinggi, evaluasi diri dan feedback dari pemain menjadi komponen vital. Dengan memahami kebutuhan pemain, pelatih dapat membuat keputusan yang lebih baik.
Rosenior berkomitmen untuk mengembangkan pendekatan yang berbasis analisis. Nilai-nilai ini dia pandang sebagai pilar penting untuk keberhasilan tim di kompetisi yang sangat kompetitif.
Dia juga menyoroti pentingnya membangun mentalitas pemenang dalam tim. Tim yang memiliki budaya kemenangan cenderung tampil lebih baik dalam situasi sulit.
Di tengah tantangan ini, dukungan dari penggemar juga memainkan peranan krusial. Interaksi yang positif antara pemain dan penggemar dapat meningkatkan semangat tim untuk mencapai hasil terbaik di lapangan.
