Ajang Lari 2025 Dorong Kesadaran Energi Terbarukan

Menjelang pelaksanaan acara yang ditunggu-tunggu, PLN Electric Run 2025, masyarakat menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Terjadi peningkatan dalam jumlah peserta dan dukungan terhadap inisiatif ramah lingkungan yang diluncurkan oleh PT PLN (Persero). Acara ini bertujuan untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya energi terbarukan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Konferensi pers yang diadakan sebelum acara berlangsung mencerminkan persiapan matang yang dilakukan. PLN dan Harian Kompas berkolaborasi untuk memastikan pelaksanaan acara berjalan lancar dan sukses, dengan mengusung tema “Recharge as One”.

Melalui ajang ini, PLN ingin menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon. Sekretaris Perusahaan PLN, Yuliandra Syahrial Nurdin, mengungkapkan harapannya agar setiap langkah peserta bisa menjadi simbol kesadaran menjaga lingkungan.

PLN Electric Run 2025 dan Tema “Recharge as One” yang Diusung

Acara lari ini tidak hanya sekedar kompetisi, tetapi juga merupakan sebuah gerakan sosial. Dengan tema “Recharge as One”, PLN mengajak semua peserta untuk berlari bersama dengan semangat kolaborasi demi keberlanjutan energi. Di sini, setiap langkah berarti lebih dari sekadar fisik; ia juga mencerminkan misi besar bersama.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap dapat mendorong dan membangun kesadaran tentang pentingnya energi bersih. Setiap peserta diharapkan tidak hanya berpartisipasi dalam lari, tetapi juga menyadari peran mereka dalam menghadapi isu perubahan iklim.

Dengan harapan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik, PLN menargetkan untuk mencegah emisi karbon sebanyak 21.812 kilogram. Emisi ini akan dikonversi menjadi dukungan untuk penggunaan energi terbarukan di sektor pertanian, dan ini menunjukkan komitmen nyata PLN terhadap keberlanjutan.

Pengurangan Emisi dan Inisiatif Energi Terbarukan PLN

PLN menunjukkan keseriusannya dalam menangani masalah emisi karbon melalui berbagai inisiatif yang inovatif. Salah satunya adalah dengan menyediakan mesin penggiling beras listrik kepada kelompok tani, yang merupakan bagian dari upaya pencegahan emisi. Ini adalah langkah awal yang penting untuk menciptakan pertanian yang ramah lingkungan.

Tahapan perencanaan yang matang dan implementasi inisiatif lingkungan menjadi bagian integral dari acara ini. Terdapat juga upaya sertifikasi Energi Management Indonesia (EMI), yang menunjukkan keseriusan PLN dalam mengelola limbah dan aktivitas carbon offset selama acara berlangsung.

Dengan menggunakan sumber energi bersih seperti PLTS Mobile dan Genset Hidrogen, PLN ingin memastikan semua kebutuhan listrik selama acara benar-benar memenuhi standar lingkungan. Dengan cara ini, penyelenggaraan acara diharapkan bebas emisi dari tahap awal hingga akhir.

Antusiasme Peserta dan Partisipasi Publik dalam Acara

Antusiasme masyarakat terhadap PLN Electric Run 2025 bisa dilihat dari cepatnya terjual habis slot pendaftaran. Tahun ini, panitia menyediakan 7.500 slot dan semuanya mendapatkan pengunjung yang terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar hingga karyawan PLN, semua bergabung dalam komitmen untuk energi hijau.

VP Niaga PLN, Revanny Yudhistira, menyatakan bahwa keberagaman peserta menjadi salah satu aspek menarik dari acara ini. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan energi terbarukan tidak hanya bersifat elit, tetapi sudah menjadi perhatian masyarakat luas.

Dengan kehadiran berbagai kalangan, acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga tetapi juga sebuah momen untuk merayakan keberagaman dan kebersamaan. Melalui acara ini, PLN menjadi pelopor dalam mengajak masyarakat untuk turut serta dalam aksi untuk lingkungan yang lebih baik.

Related Post